Read Time:3 Minute, 42 Second

3 Aktivitas dalam Bisnis – Sejak ratusan tahun lalu sebagian besar atau mayoritas masyarakat Indonesia hidup dari pertanian. Hanya mereka yang hidup di daerah pantai sering terlibat dengan perdagangan kecil-kecilan dan belum pernah memasuki tingkat perdagangan internasional dengan ukuran skala ekonomis.

Menurut mereka bahwa pada zaman dahulu para pedagang Indonesia telah aktif berdagang rempah-rempah sampai Gujarat, Teluk Arab, dan Madagaskar. Kemudian muncul Revolusi industri yang membawa perubahan secara drastis dan sangat penting.

Adanya mesin uap menimbulkan perubahan; pada pertanian yang tadinya menggunakan bajak, dengan tenaga sapi, kerbau, sekarang diganti dengan traktor dan buldozer  yang bertenaga luar biasa. Akhirnya ekonomi tumbuh pesat dan memberi peluang berkembangnya pabrik-pabrik, perdagangan besar, perdagangan eceran, dan perusahaan jasa baik perorangan atau pun persekutuan.

Pada zaman globalisasi, dunia yang paling transparan kita lihat bagaimana hebatnya persaingan bisnis perusahaan nasional, multinasional, perang ekonomi lewat perdagangan antar bangsa, yang saling berebut untuk menguasai pasar dunia dalam bidang barang dan jasa. Oleh karena itu kita harus mulai mengembangkan dan mencurahkan perhatian untuk membina generasi muda yang akan informasi  bidang bisnis ini.

Berkembangnya suatu zaman maka tidak akan pernah lepas dari yang namanya perkembangan bisnis dan teknologi. Dewasa ini telah banyak kita ketahui bisnis-bisnis mulai bertebaran dan banyak yang telah andil di dalamnya. Teknologi adalah sesuatu yang mendukung bisnis itu sendiri maka tidaklah salah apabila bisnis dan teknologi berkembang pesat hampir secara bersamaan.

Bisnis adalah perantara untuk seseorang memulai usahanya, bisnis sendiri hanyalah sebuah sebutan yang di dalamnya berisikan aspek dan bagaimana suatu perusahaan dijalankan. Bisnis sendiri merupakan aktivitas yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan keuntungan seperti halnya ketika bertukar barang atau yang lebih dikenal dengan barter.

Masuknya suatu perkembangan global akan menjadi dampak dalam setiap dunia bisnis, entah itu akan berdampak baik atau sebaliknya akan merugikan. Jika dulu kita mengenal bisnis dengan cara yang sangatlah sederhana, contohnya seperti saat kita melakukan barter untuk saling melengkapi kebutuhan sehari-hari. Kini bisnis tidak hanya menyangkut masalah pribadi belaka melainkan juga melibatkan banyak aktivitas lainnya.

Bisnis adalah kegiatan yang berkaitan dengan produsen dan konsumen, manajemen, dan sistem-sistem yang akan dipakai, kegiatan yang ada dalam suatu perusahaan juga menjadi bagian dari bisnis.  Kegiatan antara konsumen dan produsen merupakan kegiatan yang terjadi dalam suatu bisnis. Ketika terjadinya transaksi diantara kedua pihak tersebut, hal yang terjadi tersebut adalah kegiatan dari bisnis itu sendiri.

Aktivitas yang ada dalam bisnis memanglah sangat luas dan akan sangat sulit jika dijabarkan secara rinci, karenanya akan kami sebutkan hanya beberapanya saja antara lain ativitas bisnis tersebut meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi.

Dalam pengertian luas seperti yang dijabarkan oleh M. Manullang dalam bukunya, bisnis merupakan suatu istilah untuk menjelaskan segala aktivitas berbagai industri dari yang menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Sedangkan secara sederhana, bisnis berarti suatu sistem yang dipakai untuk memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat. Karena ia merupakan suatu sistem dalam masyarakat, maka ada hubungan timbal balik antara bisnis dan unsur-unsur lain di masyarakat.

Produksi

Pada dasarnya produksi adalah bagaimana untuk memenuhi setiap kebutuhan lapisan masyarakat yang dalam dunia bisnis biasa disebut sebagai konsumen. Produksi sendiri dapat dibedakan atas produksi primer, sekunder, dan tersier.

Produksi primer berarti aktivitas bisnis menarik sumber daya alam yang ada dilingkungan. Adapun produksi sekunder adalah sumber daya alam atau bahan mentah yang diproses atau diolah menjadi barang jadi. Sedangkan produksi tersier lebih mengacu pada jasa-jasa yang ada pada keduanya. Yang diproduksi pada umumnya berupa jasa.

Distribusi

Distribusi memiliki artian memindahkan tempat barang atau jasa dari produsen kepada konsumen. Hasil dari produsi merupakan barang keluaran yang akan disampaikan kepada masyarakat sebagai kebutuhannya. Distribusi terlaksana karena adanya penyedia jasa. Sistem distribusi yang baik memberikan kontribusi kepada pemakai dalam memperluas pasar, ini berarti dapat mengurangi kebutuhan persediaan yang besar baik bahan mentah atau pun barang jadi.

Konsumsi

Konsumsi adalah banyaknya kebutuhan yang dimiliki atau diperlukan oleh konsumen dalam suatu barang atau jasa. Konsumsi biasanya dilihat dari kebutuhan yang dimiliki oleh konsumen tersebut, maka akan dapat diketahui pengeluaran diperlukan. Seseorang mempunyai tanggung jawab keuangan seperti membayar pajak penghasilan dan menempatkan sejumlah tertentu dana persediaan untuk rekening lain-lain. Bisa ditarik kesimpulan bahwa kebutuhan seseorang terkadang lebih besar dari apa yang terjadi sebelumnya.

Literatur:
  • Manullang. M, (2002), Pengantar Bisnis, Gajah Mada University Press, UGM, Yogyakarta
  • Mahmud Machfeodz, Prof. Dr. Mas’ud Machfoedz, M.B.A, (Juni 2012) Komunikasi Bisnis Modern, Edisi Kedua, BPFE Yogyakarta
  • Sumarni, Murti., Soeprihanto, John (1998), Pengantar Bisnis (Dasar-dasar Ekonomi Perusahaan), Liberty, Yogyakarta
  • https:wikipedia.com/Sejarah Bisnis (Diakses Jam 05;32 WIB)
0 0

About Post Author

Ahmed Fauzy Hawi

Mahasiswa jurusan Manajemen (kompetensi bidang Pemasaran, dan Manajemen Operasional) di Universitas Cokroaminoto dan konten kreator. Saat ini sedang bekerja di PT. Renjana Indonesia, Indie Book Corner, Orbit Indonesia, dan Toko Buku Indie.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *